Jika
berkunjung ke kota Tanjung Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan, tidak
afdhal rasanya jika belum berkunjung ke salah satu destinasi wisata yang baru
ditemukan, yaitu GOA LIANG TAPAH.
Goa ini terletak
di perbatasan Desa Garagata dan Jaro Bawah Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong. Untuk
mencapai lokasi Goa Liang Tapah, dari pusat kota Tanjung menuju arah jalur
Balikpapan (Kaltim) Anda harus menempuh perjalanan kurang lebih 65 KM dengan
menggunakan kendaraan bermotor sekitar 1 jam 20 menit. Kondisi jalan beraspal
sehingga mudah untuk diakses. Ketika Anda telah memasuki kawasan desa Jaro, Anda
akan menemui perempatan jalan dengan palang/papan nama bertuliskan Goa Liang
Tapah. Berbeloklah ke arah kiri anda (dari arah kota Tanjung). Setelah berbelok
ke arah kiri tersebut, jalan lurus menuju desa Jaro Bawah dan Anda akan disapa
oleh hamparan persawahan dan gemercik air irigasi dengan jajaran Bukit Batu
Bakumpai yang juga merupakan salah satu bukit wisata yang ada di Kab. Tabalong.
Setelah melewati area persawahan tersebut, Anda akan memasuki area perkebunan
karet milik warga di sana. Tak lama kemudian, sebuah spanduk bertuliskan “Selamat Datang di Obyek Wiata Goa Liang
Tapah” pun menyabut kedatangan Anda.
Perjalanan
Anda belum selesai. Dari tempat parkir kendaraan di dekat spanduk tadi, Anda
melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki. Tak lama kok, hanya 10 menit Anda
sudah sampai di lokasi objek wisata Goa Liang Tapah.
![]() |
| Persawahan sebelum tiba di lokasi Goa Liang Tapah |
Di depan Goa
Liang Tapah terdapat kolam dengan lebar sekitar 7-8 meter, kedalaman 1-3 meter
dan air yang berwarna agak kebiruan. Tentu ketika melihatnya, Anda akan ingin
segera bercebur untuk menikmati sensasi kesegarannya. Tapi kalau tidak bisa berenang? Tenang saja! Warga sekitar juga
telah menyediakan penyewaan ban pelampung, sehingga yang tidak bisa berenang
pun bisa ikut bermain air di kolam Goa Liang Tapah ini.
Tak hanya di
depan Goa, Anda juga bisa berenang ke bagian dalam goa dengan kondisi air yang
lebih dingin dan pastinya lebih menyegarkan. Ditambah dengan pemandangan yang
mempesona, yakni stalaktit dan stalagmite yang terbentuk sudah lama di dalam
goa, membuat sensasi berenangnya lebih menarik. Pastinya tak kalah dengan kolam
renang yang ada di perkotaan lho….
![]() |
| Di dalam Goa Liang Tapah |
Menurut
cerita dari warga sekitar, dinamakan Goa Liang Tapah karena dahulu di dalam kolam
goa tersebut hidup ikan Tapah yang besar. Ikan Tapah adalah spesies ikan air
tawar yang merupakan ikan terbesar di
Indonesia dan keberadaannya sudah sangat langka. Namun, tenang saja, sekarang
sudah tidak ada lagi ikan Tapah di goa tersebut, sehingga bisa dijadikan salah
satu tempat wisata.
Selain
berenang, Anda juga bisa berpetualang menjelajah ke dalam goa. Kondisi goa yang
gelap, bertemu Kelelawar, stalaktit dan stalagmite, dan sesekali berjalan
merunduk karena jalur yang menyempit, merupakan sensasi yang bisa Anda dapatkan
ketika menjelajah goa ini. Bahkan, terkadang di tengah perjalanan, Anda bisa
bertemu warga yang sedang mengumpulkan kotoran Kelelawar untuk dijadikan pupuk.
Dari mulut goa hingga sampai jalur keluar goa, Anda memerlukan waktu sekitar
15-20 menit. Tentu saja harus didampingi oleh warga sekitar yang sudah hapal
jalur goa agar tidak tersesat.
![]() |
| Kolam di depan Goa Liang Tapah |
Demikian
sedikit cerita saya mengenai pengalaman berkunjung ke Goa Liang Tapah. Semoga
tempat wisata alam ini akan semakin ramai di kunjungi oleh wisatawan, baik lokal
maupun luar. Dan pastinya, tetap selalu jaga kebersihan dan kenyamanan alam
kita.
(diceritakan oleh Rachman Oxford)



