Pages

Ads 468x60px

Minggu, 11 September 2016

HADERI IDERIS: KEPADUAN ANTAR PARAGRAF


Saya dalam setiap kesempatan berbagi tentang menulis selalu menganjurkan bahwa menulis itu tidak perlu takut salah, jangan takut jelek, yang penting tulis dulu sesuka kita seperti kita sedang berbicara dengan teman. Ini tidak lain agar kita mudah menulis dan tanpa beban. Nah, ketika tulisan sudah rampung, baru kita perbaiki.
Sebelumnya kita sudah  membahas sebagian yang perlu kita sunting. Sekarang kita lanjut membahasnya, ya. Tapi ingat sekali lagi, teori ini jangan dipakai ketika sedang menulis. Ilmu ini dipasang ketika tulisan selesai dan saat kita memperbaiki tulisan.
Baiklah, dulu sudah kita bahas tentang pengaturan paragraf. Sekarang yang perlu kita perhatikan adalah kepaduan wacana. Apakah paragraf yang satu dengan paragraf yang lain saling berhubungan atau ada yang tidak nyambung pembahasannya.
Kalau kita berdiri dari sudut pandang penulis, sebelum menulis artikel misalnya, kita menentukan topik dan kerangka terlebih dahulu, lalu pengembangan paragraf. Nah, dari hasil tulisan itu kita bisa mencocokkannya dengan kerangka yang sudah dibuat. Dalam penyuntingan kita tidak saja dituntut untuk memperbaiki, tapi kita bisa  memberi tambahan ide yang memang diperlukan karena kerangka sejatinya hanya sebagai pedoman awal dalam menulis. Karenanya, ada penulis yang cukup menentukan topik lalu ia menulis secara bebas tanpa berpedoman pada kerangka karena memang ia tidak membuatnya.
Apa yang kita perhatikan ketika mengecek kepaduan paragraf yang kita buat? Perhatikan dalam satu paragraf itu ada ide pokoknya. Kalimat-kalimatnya kita perhatikan apakah saling menunjang atau tidak nyambung dengan ide pokoknya.
Selanjutnya untuk menghubungkan paragraf yang satu dengan yang lainnya perlu kita perhatikan penghubungnya sudah tepat atau belum. Penghubung itu bisa terlihat jelas dengan menggunakan kata penghubung dan bisa secara tersirat  dari kata  penunjang topik yang dibahas.
Penyuntingan ini tentu lebih rumit ketimbang kita memperbaiki kata yang salah ketik, penggunaan tanda baca yang benar, kata baku atau tidak baku, huruf kapital dan hal lain yang terkait dengan EyD. 
Penyuntingan tulisan bebas tanpa kerangka sebelumnya memang sedikit rumit, tapi dengan teknologi sekarang, hal itu tidak merepotkan. Kita bisa memindah paragraf yang mesti di awal, kita letakkan di paragraf awal. Atau ada paragraf yang mestinya dibuang, ya dihapus saja.




Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Statistik Pengunjung

Flag Counter