Pages

Ads 468x60px

Minggu, 06 November 2016

HADERI IDERIS: MENULIS, BELAJAR DARI KESALAHAN


Sudah sering saya katakan bahwa untuk terampil menulis itu bukan sekadar ingin, tapi dibutuhkan latihan. Antara saya dan Anda tentu tidak sama pengalaman yang didapat saat latihan menulis. Apakah tulisan ini juga bisa dikatakan latihan menulis. Ya, tentu saja. Tulisan ini wujud dari latihan menulis itu sendiri. Pagi ini saya mencoba menulis di pinggir jalan sambil menunggu istri yang lagi belanja di pasar ikan. Ini latihan. Ya, bagaimana saya mengatasi suara bising kenderaan yang sedang lewat, bagaimana saya mengatasi mengetik dengan satu jari lantaran mengetiknya cuma lewat hp, bagaimana saya mengatasi rasa risih duduk di pinggir jalan sambil menulis. Itulah latihan menulis. Dan, pengalaman ini hanya saya yang bisa merasakan.
Saya beralih duduk di kursi yang ada di emperan toko yang belum buka, ada yang datang lalu ikut duduk sambil nunggu istrinya juga. Bersapa dan bersenyum, saya lanjut menulis.
Menulis tidak susah manakala kita mau melakukan dan terus melakukan. Dalam proses melakukan itulah ada pengalaman dan pelajaran yang berharga.
Ketika saya menulis ada kesalahan itu wajar. Berarti saya belajar dari kesalahan. Karena saya menulis di hp yang tut hurufnya kecil dibandingkan laptop, saya berupaya meminimalisir kesalahan ketik itu. Dan proses pengalaman ini tentu tidak sama dengan Anda. Itulah uniknya berlatih menulis.

Jadi, semakin sering kita membiasakan menulis, semakin minim kesalahan yang kita perbuat [ ]



Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Statistik Pengunjung

Flag Counter