Pages

Ads 468x60px

Sabtu, 09 April 2016

ANGGI PUTRI: BERBAGI LEWAT KEPENULISAN



 Apa yang kita bagi, tak akan pernah berkurang. Mungkin inilah satu kalimat yang menginspirasi untuk membagikan sedikit ilmu tentang menulis kepada anak-anak di Rumah Baca Daanish Aniq pekan lalu. Sekaligus sebagai rasa syukur satu tahun Penerbit Pustaka Kata, penerbit indie yang saya kelola (26/03/16).

Bersama dengan teman-teman dari RAJ (Rumpun Aksara Jombang), Marifah R Nazilah, Nindy, Adella April dan Candra Adikara Irawan, saya berangkat ke Dusun Bajang Desa Karanglo Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Sebelumnya saya sudah mengkonfirmasi pemilik rumah baca Bu Yaya. Anak-anak menyambut saya dan teman-teman dengan sangat terbuka. Bahkan rasanya saya terharu melihat antusiasme hampir seratus anak-anak yang menyambut saya. Mimpi-mimpi besar seolah terpancar dari wajah polos mereka.

Rumah baca Daanish Aniq baru berdiri sejak tahun 2014 dan memiliki koleksi sekitar 500 judul buku untuk anak-anak dan umum. Saya sempat memberikan tantangan singkat untuk membuat cerpen dan puisi bertema bebas, baik tentang peristiwa-peristiwa di kehidupann sehari-hari maupun imajinasi dan mereka menjawab tantangan saya dengan baik. Karya-karya mereka patut diacungi jempol. Seperti Resti Langgeng Wahyono, Wilujeng, Aan Dwi Amrullah, Serli Aprilia, Zian Nur Fitria, Yusrotul Maghfiroh, Izzatul Hamidah dan Izzatul Mufidati. Untuk mengapresiasi karya-karya mereka, saya memberikan sedikit kenang-kenangan berupa buku sebagai motivasi agar mereka terus membaca dan menulis.

Kegiatan berbagi sekaligus sharing kepenulisan ini akan berlangsung setiap bulannya di Rumah Baca Daanish Aniq. Menurut Bu Yaya, pemilik Rumah Baca Daanish Aniq, “Kopdar pertama Penerbit Pustaka Kata adalah pembuka pintu mimpi anak-anak di rumah baca ini.” Harapan saya tentunya semakin banyak generasi kita yang gemar membaca dan bisa terus membagi sedikit ilmu saya kepada mereka. Tetap semangat ya adik-adik. Semoga bisa menjadi penulis sukses. Aamiin.

Yuk, kita nikmati karya beberapa anak Rumah Baca Daanish Aniq!


KENANGAN
Karya: Serli Aprilia

Saat perjumpaan awal
Aku termangu melihatnya
Kebersamaan yang amat mendalam
Sehingga terbesit hal indah

Tapi saat waktu terus bergulir
Kenangan itu mulai pudar
Dan hilang tanpa bekas
Pada saat aku mengingatnya kembali
Bagai tersihir rasa hati

Tapi
Sirna sudah semua harapan untuk kembali
Karna kebersamaan itu hilang ditelan kenangan



MATAHARI
Karya: M.Fahmil Haq

Oh matahari
Engkau menerangi bumi
Engkaulah yang paling terang
Matahari, bila kau tak ada
bumi akan gelap
manusia sungguh membutuhkanmu untuk menjemur pakaian
Untuk fotosintesis bagi tumbuhan
Itulah manfaatmu matahari



NEGARAKU YANG SEKARANG
Karya: Wilujeng

Indonesia, itulah negaraku
Terbentang dari Sabang hingga Merauke
Penuh dengan budaya yang menarik
Keadilan dan kemakmuran rakyat itulah dasar negaraku

Dahulu, setiap insan di negaraku pasti ingin melestarikan dan
mempelajari budaya yang ada

Tapi kini sudah jarang kulihat orang di negaraku mempelajarinya

Bahkan remaja sekarang, hanya bisa main facebook, bbm tanpa menghiraukan budayanya

Orang asing saja mau mempelajarinya, tapi kenapa kita yang orang indonesia tak mau?

Mungkinkah kalian sudah bosan dengan budaya negara kalian?

 





















 Anggi Putri, penggagas komunitas menulis RAJ (Rumpun Aksara Jombang), Pimpinan Penerbit Pustaka Kata, Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Penggiat Sastra dan Penikmat literasi. E-mail anggiputri265@gmail.com





Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Statistik Pengunjung

Flag Counter