Jumat,19 Agustus 2016 saya menghadiri acara pembagian hadiah
lomba menulis di ponpes rakha sekaligus kaji buku Orang Banjar Naik Haji karya
Pak Hasbi Salim. Hari itu hadir juga Kepala Perpusda HSU.
Saya salut dan sangat mengapresiasi apa yang digagas Pak Hasbi Salim
ini. Hal ini menunjukkan dedikasi beliau untuk menularkan semangat menulis bagi
generasi penerus. Untuk itu beliau mengadakan lomba menulis untuk para
santri Ponpes Rakha Amuntai.
Soal biaya lomba, saya tidak sempat bertanya pada beliau. Saya
kira ini sponsor pribadi, kata Pak Kepala Kantor Perpusda di sela perbincangan
denganku.
Di pertemuan ini saya hanya berbagi pengalaman untuk memotivasi
peserta bahwa menulis itu mesti dilatih terus-menerus. Jangan takut jelek.
Jangan berpikir pingin langsung bagus. Terus saja menulis. Asal mau melakukan
walau selembar sehari atau satu judul tulisan per minggu, terus saja dilakukan,
akhirnya jadi buku. 40 judul cerita yang ada pada buku Orang Banjar Naik Haji
adalah bukti nyata.
Siapa pun bisa menulis, termasuk kalian, kata saya pada para
santri yang hadir, asalkan mau melakukan. Tulis saja yang ringan dan renyah
seperti pengalaman pribadi. Lagi-lagi buku karya Pak Hasbi sebagai contohnya.
Pengalaman yang kita peroleh lalu kita omongin sama teman,
hasilnya, ya terbatas itu saja, setelah itu kita hanya pintar omong. Coba
kalau kita tulis, lalu kita posting ke media sosial, ada banyak orang yang bisa
mengambil pelajaran dari pengalaman dari yang kita tulis itu. Dan, itu
kita lakukan setiap hari. Akhirnya, kita pun terampil menulis.
Penting tidaknya materi yang kita tulis tidaklah penting. Yang
penting menulis apa saja. Misalnnya kegiatan keseharian. Anda kenal Pak
Tajuddinnoor Ganie? Beliau terkenal dengan tulisan-tulisan seputar Budaya
Banjar. Beliau ini tidak segan menulis kegiatan keseharian beliau, lalu
beliau posting di fb. Misalnya beliau menulis pengalaman sehari sesudah
pensiun. Hari kedua sesudah pensiun. Bahkan, sampai tulisan ini saya buat saya sempat
melirik tulisan beliau yang ke 27 pasca pensiun yang beliau mulai sejak 1
Agustus 2016.
Nah, ini saya kutip sebagian tulisan keseharian beliau:
SABTU, 27 AGUSTUS 2016 Hari ke 27 berstatus sebagai pensiunan ASN. Enjoy aja.
PUKUL 01.00 WITA. Aku masih memelototi layar monitor komputerku. Sambil
mengetik aku memirsa acara Stand up Comedy Academy 2 di Indosiar. Komika yang
gantung mik malam ini adalah Arif Alfiansyah dari Surabaya. Pukul 03.00 Wita.
Aku masuk kamar tidur dan tak lama kemudian tertidur. Pukul 05.10 Wita. Aku
dibangunkan istriku. Pukul 05.35 Wita. Aku tidur lagi.
Jadi, siapapun bisa menulis, asalkan mau melakukannya. Dan,
tulisan ini pun berawal dari pengalaman keseharianku menghadiri undangan Pak
Hasbi untuk sharing menulis dan memberikan komentar buku karya beliau. Ya kan? [Haderi Ideris]
