Puisi I
POHON
TELANJANG
Kepada semua yang bertanya
Pohon memutuskan untaian daun
sedikit demi sedikit sehingga dirimu telanjang di hadapanku
kepada siapa aku bertanya?
bolehkah ku ikuti seluk tubuhmu sampai ke akar surgamu.
kepada siapa aku bertanya?
nafsu setan telah menarikmu dari balutan dedauanan yang menawan
Kepada siapa aku bertanya?
jika hamparan pohon tua terpampang
telanjang di hadapanku
Puisi II
MUNGKIN
NANTI
Mungkin nanti aku akan merindukan hari ini
besok aku akan berjalan
menyusuri gegap gempita malam
Mungkin nanti aku takkan kembali
ku harap bersedia menungguku wahai sang bidadari
sudah kuarungi samuderamu, kuterjang ombak surgamu
kuharap kau sedia menanti
wahai bidadari tinggalkan sayapmu di sini, akan kubawa pulang nanti
esok ataupun lusa nanti
Aku akan kembali untuk merindukanmu hari ini
Puisi III
DEMI
NAMA-MU
Tubuhku kaku membiru
Aku siap berjalan menghadap-Mu
Nafasku terhenti
Aku siap mati
Hari ini
Demi nama-Mu
Kubicara perang
Kubicara jihad tentang-Mu
Bermodalkan akhlak
Aku siap dijemput-Mu mutlak
Tuhanku
Ampuni aku
Sekarang tubuhku kaku membiru
Demi nama-Mu
BIODATA
Akbar Rizky Sholeh, biasa dipanggil Abay/Rizky. Lahir di Banjarmasin, 25 Desember 1996. Sekarang tinggal di Jalan jama'ah kuin kecil kelurahan mantuil kecematan banjarmasin selatan RT. 15 RW 01 kode pos 70244
Akbar Rizky Sholeh, biasa dipanggil Abay/Rizky. Lahir di Banjarmasin, 25 Desember 1996. Sekarang tinggal di Jalan jama'ah kuin kecil kelurahan mantuil kecematan banjarmasin selatan RT. 15 RW 01 kode pos 70244
