Pages

Ads 468x60px

Rabu, 24 Agustus 2016

PUISI AKBAR RIZKY SHOLEH: POHON TELANJANG


Puisi I
POHON TELANJANG


Kepada semua yang bertanya
Pohon memutuskan untaian daun
sedikit demi sedikit sehingga dirimu telanjang di hadapanku

kepada siapa aku bertanya?
bolehkah ku ikuti seluk tubuhmu sampai ke akar surgamu.

kepada siapa aku bertanya?
nafsu setan telah menarikmu dari balutan dedauanan yang menawan

Kepada siapa aku bertanya?
jika hamparan pohon tua terpampang telanjang di hadapanku





Puisi II
MUNGKIN NANTI


Mungkin nanti aku akan merindukan hari ini
besok aku akan berjalan
menyusuri gegap gempita malam

Mungkin nanti aku takkan kembali
ku harap bersedia menungguku wahai sang bidadari

sudah kuarungi samuderamu, kuterjang ombak surgamu
kuharap kau sedia menanti

wahai bidadari tinggalkan sayapmu di sini, akan kubawa pulang nanti
esok ataupun lusa nanti
Aku akan kembali untuk merindukanmu hari ini





Puisi III
DEMI NAMA-MU

Tubuhku kaku membiru
Aku siap berjalan menghadap-Mu

Nafasku terhenti
Aku siap mati
Hari ini

Demi nama-Mu
Kubicara perang
Kubicara jihad tentang-Mu

Bermodalkan akhlak
Aku siap dijemput-Mu mutlak

Tuhanku
Ampuni aku
Sekarang tubuhku kaku membiru
Demi nama-Mu




BIODATA
Akbar Rizky Sholeh, biasa dipanggil Abay/Rizky. Lahir di Banjarmasin, 25 Desember 1996. Sekarang tinggal di Jalan jama'ah kuin kecil kelurahan mantuil kecematan banjarmasin selatan RT. 15 RW 01 kode pos 70244





Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Statistik Pengunjung

Flag Counter