Puisi I
SERENADE
PILU
apa
yang lebih abadi dari kesetiaan?
setiap
muara tenggelam dalam air mata
matahari
luruh di jantung cakrawala
melebur
dalam tafakur
kesunyian
datang lewat gurat-gurat
dengan
pertanyaan-pertanyaan retoris
tentu
saja suaramu hilang
menggenapkan
pilu
yang
bertahun-tahun membeku
semua
waktu dan sepi untukmu
tak
sangka akan sepagi ini
musim
menerbangkan segala sepi
Surabaya, 5 Juli 2016
Puisi II
RENDEZVOUS RINDU
lihatlah, reranting sudah
kering dan daun-daun
gugur menyadarkan,
tungku temu yang kuhidu masih
sama
parasmu menghalau rerantai
ragu
kusisir dan kususur kota
cantik
ada kabut tipis tersingkap,
selaras dan seimbang
memar juga segala yang tak ada
hanya waktu membalut tanpa
celah
jingga cinta serupa musim
bunga
yang kutatap tajam di ujung
jalan kota
meski sepi saupi tanpa memori
rupa tiada banding
tiada terbilang sayang
kasih kian berlebih
tak ada letih
Surabaya, 1 Juli 2016
Puisi III
ADA LUKA NANAR DALAM PUPIL MATAMU
ada luka nanar dalam
pupil matamu
bertabur jelaga serta renjana
berkelakar api dan bara
yang menghanguskan asa
meski asap tak kunjung meruap
dan kata belum sampai tempatnya
bertabur jelaga serta renjana
berkelakar api dan bara
yang menghanguskan asa
meski asap tak kunjung meruap
dan kata belum sampai tempatnya
ada luka nanar dalam
pupil matamu
menjadikannya ruang di dalam ruang
yang tak kutahu;
seolah pisau yang menghunus
tanpa kenal lelah sebelum luka
terkapar tak berdaya
menjadikannya ruang di dalam ruang
yang tak kutahu;
seolah pisau yang menghunus
tanpa kenal lelah sebelum luka
terkapar tak berdaya
sebaiknya kita cepat berkemas
memungut semangat dan langkah
yang tersisa di bibir pantai
agar tak tergerus ombak
dan terlempar entah kemana
memungut semangat dan langkah
yang tersisa di bibir pantai
agar tak tergerus ombak
dan terlempar entah kemana
Surabaya, 5 Juli 2016
BIODATA
Anggi Putri, pencinta sajak kelahiran Jombang, 9 Juli 1995.
Penyuka travelling dan
kuliner. Berdomisili di Surabaya sebagai mahasiswi
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Karyanya termaktub dalam antologi nasional Tifa Nusantara 2, Lumbung Penyair Jilid III, PMK 4, Memo Terorisme dan lain-lain. Tulisannya juga dimuat beberapa
media dan majalah seperti Radar
Surabaya, Radar Banyuwangi, Tribun Jateng, SKH Mata Banua, Harian Surya,
Majalah Cerdas, Buletin Jejak, Tetas Kata, Sayap Kata, dan lain-lain. Buku ketujuhnya berupa kumpulan puisi berjudul Laku(na) (2016). Email: anggiputri265@gmail.com. Akun FB Anggi Putri W. Kunjungi www.anggiputri.com.

