Pages

Ads 468x60px

Jumat, 30 September 2016

HASBE: BELAJAR DARI KUCING


Suatu hari Andin (5 th) menangis tersedu-tersedu. Ia baru dari gudang. Bergegas memeluk ibunya yang asyik nonton tv.
"Ada apa, Nak?" tanya ibunya. Heran.
"Andin sayang mama," ucapnya berkali-kali di sela-sela tangis.
"Ya, ya. Mama juga, Nak." ucap ibunya sambil membelainya.
Selidik punya selidik, ternyata Andin baru menyaksikan kucing kesayangannya melahirkan anak. Rupanya ia membayangkan seperti itu sakitnya melahirkannya. Dimana kucing itu meraung-raung. Ia membayangkan betapa ia yg beratnya 4,9 kg saat dlahirkan, paling berat diantara 2 saudaranya.
Tiba-tiba, mamanya juga menangis tersedu-sedu. Ia memeluk erat anaknya. Cuma dalam pikiran mamanya mengenang nenek anak itu yang melahirkan dirinya dan membesarkannya hingga menjadi mama pula.
"Maaf, hari raya ini anakmu belum berkesempatan pulang mencium tanganmu, bahkan mengirimimu sesuatu yang kau perlukan pun belum mmpu," ucapnya di hati sambil mngusap air matanya dengan ujung jilbabnya.
"Kok, Mama nangis juga?" ucap Andin.
"He ih."


Ditulis oleh Hasbi Salim


Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Statistik Pengunjung

Flag Counter