Dua
orang pemuda sedang bercengkarama ria di dalam angkotan perkotaan yang penuh dengan
penumpang. Sesekali mereka memperbincangkan tentang serunya perkulihan. Apalagi
saat mengikuti perkuliahan salah seorg dosen idola mereka yang luar biasa
cerdasnya, yang juga rektor PT itu. Maklum baru tingkat pertama kuliah di kota.
"Nanda,
sekolah di mana?" tanya seorang kakek.
"Kami
tidak sekolah lagi, Kek. Kami kuliah!" jelas salah seorang dari pemuda
itu.
"O,
kuliah. kuliah singkat seperti kultum, apa kuliah subuh?" tanya kakek itu.
Kedua
pemuda itu pun tertawa terbahak-bahak.
"Masa, Orang se-neces ini dibilang kuliah subuh, gimana, Kakek ini!" ucap salah seorang penumpang.
"Masa, Orang se-neces ini dibilang kuliah subuh, gimana, Kakek ini!" ucap salah seorang penumpang.
''Ya,
kami kuliah di perguruan tinggi, Kek!" ucap salah seorang pemuda.
“Kalau
nggak salah kalian tadi menyebut nama seseorang. Siapa itu?" ucap si
kakek.
"Kalau
kami jelaskan pasti kakek tidak mengetahuinya juga," ucap salah sorang
pemuda itu. "Percuma!" lanjutnya dengan nada tinggi.
Tiba2
dompet kakek terjatuh. Pemuda itu mengambil dompet yang jatuh itu untuk
menyerahkan kepada kakek itu. Tanpa sengaja, pemuda itu memperhatikan gambar yang
melekat di dompet tersebut.
"Gambar
siapa ini?" tanya pemuda.
"Inilah
orang yang kami perbincangkan tadi," ucap pemuda itu.
"Ini
gambar cucuku," ucap kakek itu.
Kontan
saja kedua pemuda itu kaget. Mulut keduanya pun seperti terkunci. [ ]
Ditulis oleh Hasbi Salim
