"Kenapa
hatimu galau?" tanya Bu Lela.
"Soalnya
anakku, Si Nor Aida, mau ikut demo besar-besaran nanti," ucap Bu Ainah dengan
suara memelas.
"Kenapa
harus takut?" desak Bu Lela.
"Gimana
tidak takut. Kalau-kalau rusuh," ucap Bu Ainah. "Maklum kumpulan orang
banyak," tambahnya.
"Ya,
apalagi kalau ditunggangi," sahut Bu Lela.
Tiba-tiba
Bu Lela tertawa terbahak-bahak. Ia rupanya tidak bisa menahannya.
"Kenapa
kau ketawa begitu?"
"Saya
baru mendapat sms dari anakmu, yang bernama Nor Aida," ucap Bu Lela."
"Ada
apa?" desak Bu Ainah.
"Ia
mohon izin demo alat-alat masak di kantorku," ucap Bu Lela.
"Jadi?"
tanya Bu Ainah.
"Ya,
anakmu demo alat memasak," ucap Bu Lela.
"Alhamdulillah!"
Ditulis oleh Hasbi Salim
